Ide menulis ini muncul setelah aku membaca bab-bab pertama dari novel berjudul "The Time Traveler's Wife". Novel ini menceritakan tentang seorang penjelajah waktu yang jatuh cinta pada seorang perempuan. Masalahnya, sang pria selalu berpindah waktu sedangkan sang perempuan tidak bisa ikut bersamanya. Ada kalimat yang menarik di bab prolog novel ini: Mengapa ketidakhadiran memperbesar rasa cinta?
Terlepas dari novel yang belum kuselesaikan itu, aku mulai berpikir akan masa lampauku, masa kecilku.
Aku ingat bagaimana dulu ketika masih Taman Kanak-kanak aku sangat cengeng. Kalau tidak salah dulu aku pernah tidak mau masuk sekolah. Entah karena apa. Dulu aku juga punya seorang sahabat, kini kami sudah tidak saling berhubungan lagi. Terakhir kami mengobrol lewat Friendster. Dimana kau berada sekarang?
Ketika Sekolah Dasar, aku ingat aku juga punya seorang sahabat. Kami satu kelas selama dua tahun. Lalu aku ingat dulu ada pelajaran kesenian dan di pelajaran itu para murid diminta bernyanyi dan menari. Aku ingat, aku pernah jadi koreografer gerakan tarian di kelompokku. Kami menari dengan diiringi lagu Gending Sriwijaya. Aku juga pernah ikut dalam pentas seni yang diadakan dalam rangka peringatan pelindung sekolah. Kalau tidak salah waktu itu aku kelas lima SD. Kelas enam SD, aku ikut dalam paduan suara untuk perpisahan. Aku juga ingat, ketika perpisahan teman-temanku mengajak foto bersama dengan kamera mereka. Aku sempat ingin minta cetakan fotonya tapi tidak sempat karena setelah selesai cap tiga jari aku langsung berangkat ke Palembang. Hiks, jadi menyesal jadinya. Aku tidak punya foto perpisahan dengan teman-teman SDku T^T
Masa kecilku di Lahat bisa dibilang sangat bahagia. Tidak ada satupun masalah yang terjadi. Lain dengan masa SMP dan SMAku. Tapi aku tidak akan menceritakan semuanya. Sulit juga bernostalgia dengan ingatan yang samar-samar.
Berbeda dengan diriku yang sekarang, anak kuliahan semester 4 yang sudah mandiri dan dewasa. Aku sekarang lebih tahu dan sadar dengan tanggung jawabku, meskipun masih saja sering mempertanyakan apa yang sebenarnya kulakukan bahkan menyesalinya. Padahal aku sadar kalau kebodohan manusia yang terbesar adalah menyesali masa lalu.
Masa lalu ada dan telah terjadi tanpa mampu diubah. Biarlah menjadi kenangan, jangan pernah disesali. Bila ada kesalahan yang dilakukan di masa lalu, camkan pada diri sendiri untuk tidak akan mengulanginya baik di masa sekarang dan masa depan. Namun masa depan sendiri juga tidak seorang pun yang tahu. Kita hanya bisa berencana, tapi tetap Tuhan yang menentukan. Jalani hari dengan semangat yang lebih baik dari hari sebelumnya.
Gampang sekali ya bicara seperti itu. Teori memang gampang, tapi prakteknya jauh lebih susah. Bahkan mungkin kita tidak tahu teori seperti apa yang melandasi praktek tindakan yang kita lakukan. Yah, semuanya kembali pada usaha. Semoga aku bisa berhasil mempraktekkan teori-teori di atas :D
See you in the next post ;)
Sunday, May 9, 2010
The Past, The Present and The Future
Posted by Saharu_Rei at 5/09/2010 12:49:00 PMTuesday, May 4, 2010
Random~~ randomize();
Posted by Saharu_Rei at 5/04/2010 02:41:00 PMI'm back.
Kali ini gue lagi kesel n bener-bener pengen curhat tapi ga tau mesti curhat sama siapa karena anak-anak pada sibuk belajar semua. Lagi UTS sih. Dan besok ujian terakhir buat Mid-test ini.
Ya karena pikiran gue emang lagi ga fokus, harap maklum kalo bahasa di postingan kali ini agak 'beda' dari biasanya. Kekeke.
Ujian terakhir besok akhirnya akan membebaskan gue dari tekanan penderitaan liburan. Hahaha. Lucu kan? Di saat orang lain pada ngarepin liburan, gue malah ga mau liburan. Why? Karena satu alasan: liburan bikin gue jadi ga sehat. Biasanya kalo libur pasti gue malah sakit. Untungnya sih kali ini ga sampe sakit. Hahaha. Cuma sekadar sakit kepala doang sih.
Sumber penyakitnya sebenernya dari kebiasaan buruk gue kalo lagi liburan: tidur subuh, bangun siang, seharian di depan komputer, di dalem kamar seharian, cuma keluar kamar buat makan n mandi doang. Tsktsktsk. Jelek bener kan?
Mau jalan keluar rumah, panas. Jakarta lagi gila-gilaan panasnya. Ga ada temen juga. Rumah sepi. Temen gue yang nge-kost deket sini juga lagi UTS n pasti dia ga bakal mau kalo gue ajak jalan. Jadilah gue *hampir* berjamur di rumah.
Masih berkaitan sama ujian besok, komputer gue beberapa hari lalu gue instal ulang demi menyelamatkan hardwarenya. Beberapa minggu belakangan komputer gue suka bluescreen. Jadi berdasarkan insting sotoy komputer gue, gue putusin buat instal ulang. Tapi belakangan abis gue ngobrol sama temen SMA yang ternyata sering benerin komputer orang, bluescreen itu biasanya disebabkan oleh rusak RAM. Jadi karena RAM gue ada 2 keping, jadi gue copotin salah 1-nya dan VOILA komputer gue udah ga bluescreen lagi. Seems everything is okay? No, it isn't. Gue udah keburu instal ulang.
Kenapa instal ulang malah jadi masalah?
Pas gue instal ulang kemaren, pas sesi copy data-data dari CD ke windows, ada beberapa file yang ga bisa di-copy. Gue pikir daripada kelamaan di-retry terus ya akhirnya gue skip. Udah ada warningnya sih kalo ga copy file-file itu ntar windows gue ga bisa berjalan baik.
Dan warning itu bener-bener kejadian.
Semalem gue udah niat buat nyiapin bahan buat belajar ujian. Slide bahasa Indonesia pun udah gue satuin dengan susah payah. Komputer gue sekarang bener-bener LEMOT gara-gara RAMnya cuma 512MB doang TT
Trus pas gue mau print... JRENG gue baru sadar kalo printer gue belom diinstal. Trus gue coba instal. Biasanya gampang. Tinggal dihubungin doang, trus driver-nya bisa keinstal sendiri. But you know what? GATOT.
Ga ada printer yang bisa diinstal karena ada beberapa file yang ga terdeteksi. YA, file-file yang hilang itu adalah file-file yang gue SKIP pas instal ulang kemaren.
Alhasil, gue coba search di internet, cari solusi kemana-mana. Semalaman. Tapi sama sekali ga berhasil. DOH. Niat gue buat tidur cepet semalem kandas dengan sukses demi ambisi gue buat nge-print bahan ujian. TSK
Akhirnya gue pun pasrah, tidur. Hari ini dilanjutin lagi.
Cari-cari lagi... searching lagi... apapun usaha udah gue lakuin. Tapi NIHIL. Akhirnya gue putusin buat install ulang komputer gue LAGI.
Tapi niatan instal ulang ternyata ga terwujud juga. Gue malah milih buat repair. Males setting ulang lagi sih. Abis di-repair, tetep aja ga bisa. Mau copy filenya langsung dari CD, malah error. Grrr
Dan beginilah gue sekarang, dimana seharusnya gue udah mulai belajar serius tanpa komputer alias udah pegang HARDCOPY materi, gue malah masih pake komputer karena mesti belajar langsung dari komputer. Tsk.
Ngomong-ngomong soal hardcopy, sebenernya sih hal ini menentang ajakan GO GREEN yang lagi digalakin sekarang. Soalnya kalo ngeprint pasti ngabisin kertas + tinta + listrik. Tapi gimanapun buat belajar gue lebih PREFER buat HARDCOPY daripada SOFTCOPY alias baca langsung pake file di komputer.
Dan menurut catatan sejarah di otak gue tentang gimana gue belajar, gue ga pernah sukses belajar kalo pake softcopy. Damn.
Sudahlah, daripada gue ngabisin waktu buat ngomel-ngomel gaje di blog, mending gue pake waktu yang berharga ini *24 hours remaining to the last exam* buat belajar. Eits, koreksi. Paling nggak gue mesti ngumpulin niat super kuat buat belajar dari layar kotak ber-frame hitam ini. Geez.
See you then~
Sunday, May 2, 2010
Cara mengatasi mata pedih
Posted by Saharu_Rei at 5/02/2010 11:06:00 PMIni hari keduaku menikmati liburan. Liburan di tengah-tengah ujian. Ujian terakhir baru diadakan 3 hari lagi. Hiks. Kalo libur sih enak, tapi liburan bagiku sama dengan merusak badan. Tidur subuh, bangun siang. Seharian di depan komputer tanpa ada hasil yang bermakna. Mau belajar, malas. Maklum, aku lebih suka belajar di bawah tekanan *baca: SKS*
Oke, langsung aja ke inti masalah. Kali ini aku akan membahas tentang cara mengatasi mata pedih. Bukan mata pedih karena mengiris bawang ya :D tapi mata pedih karena terlalu lama di depan layar komputer. Kenapa aku membahas hal ini? Pasti, karena mataku juga pedih sekarang. Capek. Seharian di depan komputer terus. Tapi kalo bukan layar komputer, pasti aku akan berhadapan dengan layar hp yang sama-sama menyilaukan mata XD
=======================================
Ada beberapa penyebab kenapa mata kita dapat merasa pedih maupun lelah setelah selesai berkerja atau bermain di komputer. Berikut adalah bagaimana anda dapat mengurangi masalah tersebut.
Gunakan pencahayaan yang baik
Tegangan mata sering disebabkan oleh cahaya terang yang berlebihan baik dari luar ruang seperti cahaya matahari yang masuk melalui jendela atau dari pencahayaan interior. Pencahayaan yang optimal untuk menggunakan komputer adalah sekitar setengah dari yang ditemukan di sebagian besar kantor.
Hilangkan cahaya dari luar dengan menutup tirai. Mengurangi pencahayaan interior dengan menggunakan bola lampu yang lebih kecil atau lampu neon, atau menggunakan bola lamp dengan intensitas cahaya yang rendah. Jika memungkinkan, aturkan posisi monitor Anda sehingga jendela ada di sampingnya dan bukan di depan atau belakang.
Minimalkan silau
Silau pada permukaan dinding dan permukaan yang halus, serta pantulan pada layar komputer juga dapat menyebabkan mata menjadi tegang. Anda mungkin ingin memasang kaca anti-silau di layar monitor anda dan jika memungkinkan cat dinding yang putih dengan warna yang lebih gelap dan tidak glossy.
Jika Anda mengenakan kacamata maka beli lensa yang memiliki lapisan anti-reflektif (AR). AR coating mengurangi silau dengan meminimalkan jumlah cahaya yang memantul dari permukaan depan dan belakang lensa kacamata Anda.
Upgrade monitor Anda
Jika Anda belum melakukannya, gantilah monitor tabung (yang disebut Cathode Ray Tube atau CRT) dengan monitor datar Liquid Crystal Display (LCD), seperti yang ada pada komputer laptop.
Layar LCD lebih nyaman di mata dan biasanya memiliki permukaan anti-reflektif. Layar kuno CRT dapat menyebabkan yang kedipan gambar pada layar dan ini adalah sumber utama mata komputer tegang. Bahkan jika kedipan ini adalah tidak terlihat, kedipan ini masih berkontribusi kepada tegangan mata dan kelelahan selama berkerja di komputer.
Komplikasi akibat kedpian layar akan lebih memungkinkan jika refresh rate monitor CRT Anda kurang dari 75 hertz (Hz). Jika Anda harus menggunakan CRT di tempat kerja, sesuaikan pengaturan tampilan ke refresh rate setinggi mungkin.
Bila memilih monitor LCD baru maka pilihlah layar dengan resolusi setinggi mungkin. Resolusi terkait dengan "dot pitch" dari layar. Pada umumnya, layar yang memiliki dot poitch lebih kecil akan menghasilkan gambar yang lebih tajam. Pilih layar dengan dot pitch dari .28 mm atau lebih kecil.
Akhirnya, memilih layar yang relatif besar. Untuk komputer desktop, pilih tampilan yang memiliki diagonal ukuran layar minimal 19 inci.
Lebih sering berkedip
Berkedip mata sangatlah penting ketika bekerja di sebuah komputer. Dengan berkedip mata Anda akan terhindar dari kekeringan dan iritasi.
Menurut penilitian, ketika kita berkerja di depan komputer kita akan lebih jarang berkedip bahkan sampai lima kali lebih sedikit.
Air mata mata yang melapisi mata akan menguap lebih cepat ketika kita tidak berkedip secara teratur dan menyebabkan mata kering. Selain itu udara di lingkungan kantor itu biasanya kering dan dapat meningkatkan penguapan air mata Anda yang akan meningkatkan risiko masalah kekeringan mata terhadap Anda.
Usahakan untuk berkedip perlahan-lahan selama 10 kali setiap 20 menit untuk membantu pembasahan pada mata Anda.
=======================================
Semoga info ini berguna bagi kita semua ^^
Saturday, May 1, 2010
Kram otot
Posted by Saharu_Rei at 5/01/2010 09:55:00 PMUntuk mengisi waktu kosong di sela ujian, kuputuskan untuk posting info lagi di blog ini.
Topik kali ini adalah tentang kram otot.
Kenapa topik ini yang kupilih?
Bukannya tanpa alasan, tetapi karena aku sendiri sering sekali terkena kram.
Aku sering terkena kram di betis ketika tidur, kram di pangkal paha saat sedang duduk bahkan pernah terasa kram di kepala. Aku sendiri tidak tahu apa yang terakhir termasuk kram atau tidak. Yang pasti, ada kesamaan mutlak pada ketiganya: sama-sama sakit!
Baiklah, langsung bahas saja ya. Info di internet tidak terlalu lengkap mengenai kram, jadi kugabungkan dari beberapa sumber :D
================================
Hampir sebagian kita pernah merasakan kram otot. Saat kram, otot tiba-tiba terasa tegang, nyeri hebat, dan sulit digerakkan. Jangankan untuk melangkah, untuk berdiri pun sulit. Kadang-kadang, penderita sampai meraung-raung kesakitan. Demikian nyerinya kram otot!
Tidak diketahui pasti bagaimana kram bisa timbul. Ada yang mengatakan karena penumpukan asam laktat, ada yang menyebut suplai darah yang kurang dibandingkan dengan kebutuhan sebagai biang, ada juga yang menyalahkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit.
Sedangkan penyebab, ada beberapa, yaitu :
- Kurang pemanasan saat akan berolahraga.
- Kelelahan akibat penggunaan otot yang terus menerus.
- Berolahraga pada cuaca panas.
- Kekurangan cairan (dehidrasi) dan elektrolit.
- Cedera otot.
- Kekurangan vitamin, misalnya tiamin (B1), asam pantotenat (B5), dan piridoksin (B6).
Walaupun kram otot dapat hilang sendiri, tapi tindakan berikut perlu dilakukan untuk meringankan gejala :
- Otot yang kram diregangkan.
- Pemijitan pada otot yang kram.
- Kompres air hangat.
- Minum yang banyak untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.
Agar tidak terkena kram otot, atau setidak-tidaknya tidak terserang untuk kesekian kalinya, sebaiknya lakukan :
- Pemanasan yang cukup sebelum berolah raga atau aktivitas tertentu yang melibatkan otot. Kemudian jangan lupa pendinginan / pelemasan sesudahnya.
- Minum lebih banyak cairan, terutama yang mengandung elektrolit, saat berolahraga.
- Olah raga dengan intensitas ringan lebih dahulu, kemudian berangsur-angsur lebih berat.
- Jika mesti duduk lama (menggunakan otot panggul) atau menulis lama (menggunakan otot jari), selang beberapa lama sebaiknya diselingi pelemasan dan peregangan.
================================
| Kram Otot |
| DEFINISI Kram adalah kontraksi tiba-tiba, singkat, yang sakit sekali pada otot atau kelompok otot. |
| PENYEBAB Kram adalah hal yang sering terjadi di antara orang yang sehat, khususnya selama atau setelah olahraga yang keras. Orang tua dan setengah baya biasanya mengalami kram setelah olahraga ringan atau selama istirahat. Beberapa orang mengalami kram kaki selama tidur. Kram yang menyakitkan ini biasanya mempengaruhi otot betis dan kaki, menyebabkan kaki dan jari kaki menekuk ke dalam. |
| PENGOBATAN Kebanyakan obat-obatan diresepkan untuk menghilangkan kram (termasuk quinine sulfate, magnesium karbonat, dan benzodiazepines seperti diazepam) tidak terbukti efektif dan bisa menimbulkan efek samping. Suplemen kalsium adalah sesuai sekali, tetapi mereka juga tidak terbukti efektif. Mexiletine kadangkala membantu tetapi memiliki banyak sekali efek samping. |
| PENCEGAHAN Kram biasanya bisa dicegah dengan tidak segera berolahraga setelah makan dan dengan peregangan otot secara perlahan sebelum olahraga atau pergi tidur. Peregangan membuat otot dan tendon lebih fleksibel dan sedikit mungkin berkontraksi secara spontan. Tidak mengkonsumsi kafein (misalnya, pada kopi atau coklat) dan tidak merokok juga membantu untuk mencegah kram. Obat-obatan yang merangsang, seperti ephedrine atau pseudoephedrine (yang mengandung dekongestan pada banyak sekali obat-obatan di toko), harus tidak digunakan jika kram adalah sebuah masalah. Minum banyak cairan (terutama sekali minuman ringan yang mengandung potassium) setelah olahraga juga membantu mencegah kram. |
Source: http://medicastore.com
================================
Kejang pada otot diakibatkan oleh terjadinya ketegangan pada otot dan sekitarnya (invoulantary muscke). Ketegangan ini memang sering terjadi pada kaki, tapi bisa juga pada otot bagian tubuh lainnya.
Penyebab terjadinya ketegangan ini adalah aliran darah yang kurang kuat ke daerah otot tersebut, kelelahan yang berlebihan, postur tubuh yang salah ketika melakukan gerakan, atau karena cedera otot. Hal yang sering terlupakan sehubungan dengan terjadinya kram yang berulang kali adalah hilangnya elektrolit dalam cairan tubuh yang berlebihan, terutama natrium, kalium dan magnesium sehingga otot mengalami kelelahan kronis.
Umumnya keluhan kram otot dapat diatasi dengan melakukan pemijatan atau kompres hangat pada daerah yang tegang, kemudian dilanjutkan dengan meregangkan otot-otot tersebut. Bisa juga dicoba dengan melakukan kintras hidroterapi, yaitu peredaman kaki secara bergantian dengan air hangat selama 10-15 menit kemudian air dingin selama 3 menit. Ini adalah cara yang efektif untuk melancarkan sirkulasi darah. Baik sekali kalau dilakukan setiap hari untuk mencegah terulangnya kram. Hal lain yang perlu diperhatikan untuk mencegah kram adalah melakukan upaya pemanasan setiap kali akan melakukan aktivitas. Atau jika bekerja dikantor penting sekali melakukan gerakan otot tubuh, terutama kaki, 2-3 jam sekali. Untuk variasi, lakukan jalan selama 5-10 menit. Lebih baik naik turun tangga (jika ada) selama 3-5 menit saja. Selain itu, hal-hal yang perlu diperhatikan juga adalah
- Pengaturan pola makan: konsumsi makanan tinggi kalsium dan magnesium sangan dianjurkan, misalnya sayuran hijau, buah dengan warna terang, juga kecambah. Batasi makan jeruk, daging merah, hati dan kacan-kacangan.
- Zat nutrisi: kekurangan vitamin dan mineral sangat berguna untuk mengurangi atau mencegah terjadinya kram otot.
Pada beberapa kasus, pemberian multivitamin dan mineral saja tidak cukup, harus disertai dengan pemberian asam folat yang cukup untuk membantu meningkatkan sirkulasi (mikro) pada otot. Penambahan itu dapat dibantu dengan mengkonsumsi jus buah dan sayur yang kaya mineral dan vitamin, misalnya wortel, beet, seledri, dan mentimun.
Source: http://maramissetiawan.wordpress.com================================
Semoga info ini bermanfaat bagiku dan bagi kalian semua ^^
Saturday, April 24, 2010
Kelainan mata: Astigmatisme (Mata Silindris)
Posted by Saharu_Rei at 4/24/2010 09:39:00 PMSatu minggu berlalu sejak postingan terakhir. Maklum, penulis sedang menghadapi UTS. Hehe.
Mumpung ada jeda break, jadi posting blog aja deh. Topik kali ini tentang astigmatisme atau mata silindris.
Kenapa yang dibahas cuma silindris? Karena aku punya kelainan ini. Kedua mataku terkena silinder, kiri 0,5 & kanan 1,25.
Sejak 3 tahun lalu aku sudah punya kacamata tapi jarang dipakai :D Toh masih bisa melihat dengan jelas, kecuali untuk mencatat tulisan di papan tulis biasanya terlihat kabur dan kalau rajin *plus kalau bawa* ya baru dipake kacamatanya. Hehe.
Anyway, langsung bahas aja ya :D
====================================
Astigmatisme atau mata silindris merupakan kelainan pada mata yang disebabkan oleh karena lengkung kornea mata yang tidak merata. Kelainan refraksi ini bisa mengenai siapa saja tanpa peduli status sosial, umur dan jenis kelamin.
Bola mata dalam keadaan normal berbentuk seperti bola sehingga sinar atau bayangan yang masuk dapat ditangkap pada satu titik di retina (area sensitif mata). Pada orang astigmatisme, bola mata berbentuk lonjong seperti telur sehingga sinar atau bayangan yang masuk ke mata sedikit menyebar alias tidak fokus pada retina. Hal ini menyebabkan bayangan yang terlihat akan kabur dan hanya terlihat jelas pada satu titik saja. Disamping itu, bayangan yang agak jauh akan tampak kabur dan bergelombang.
Apa yang menyebabkan astigmatisme?
Astigmatisme umumnya diturunkan dan sering muncul sejak anak anak. Selain itu, astigmatisme juga bisa disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada kornea, kebiasaan membaca yang buruk dan kebiasaan menggunakan mata untuk melihat objek yang terlalu dekat.
Apa saja keluhan penderita astigmatisme?
Penderita astigmatisme yang belum diobati akan sering mengeluh sakit kepala, kelelahan pada mata dan kabur saat melihat benda berjarak dekat maupun jauh. Jika mengalami gejala tersebut dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya anda segera ke dokter mata untuk melihat kemungkinan terjadinya astigmatisme.
Bagaimana mengobati astigmatisme?
Hampir semua derajat astigmatisme dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak. Pada penderita derajat ringan bahkan tidak memerlukan koreksi sama sekali selama astigmatisme itu tidak disertai dengan rabun jauh atau rabun dekat.
Kaca mata untuk penderita astigmatisme menggunakan lensa silinder. Pilihan lain untuk mengobati astigmatisme adalah dengan operasi, namun tindakan ini sangat terggantung dari kondisi pasien. Operasi dilakukan dengan menggunakan laser untuk memperbaiki lengkung kornea.
Source: http://www.blogdokter.net
Kesimpulan: Jangan sampai terkena silinder karena silinder itu TIDAK BISA DISEMBUHKAN selain dengan operasi T^T
Kalau cuma rabun dekat/rabun jauh sih bisa disembuhkan :D
Semoga info ini bermanfaat ^^
Saturday, April 17, 2010
Marley & Me VS Music & Me
Posted by Saharu_Rei at 4/17/2010 09:10:00 PMTopik ini terlintas di benakku saat masih di kampus tadi. Tepat ketika aku baru saja keluar dari lift di lantai 4 tempat aku kuliah Sistem Multimedia, aku mendengar lagu itu diputar.. Dan kusadari begitu eratnya posisi musik dalam kehidupanku.
Lalu kenapa judulnya jadi Marley & Me VS Music & Me?
Iseng aja XP
Tadinya mau Music & Me, tapi jadi keinget sama film drama Marley & Me. Hehe.
Jadi pengen cerita tentang Marley & Me dulu :D
Marley & Me, sebuah film yang menceritakan tentang kehidupan seekor anjing bernama Marley yang sangat nakal. Kisah lengkapnya bisa dicari sendiri. Aku sudah lupa pastinya seperti apa :P
Yang pasti, ada pengalaman berkesan saat aku menonton film ini di bioskop tahun lalu.
Waktu itu teman se-SMA-ku yang juga tinggal di Kelapa Gading mengajakku menonton Marley & Me bersama. Alasannya, karena dia pecinta anjing. Hehe. Dan aku langsung excited. Aku juga pecinta anjing :D
Kami pergi berdua saja. Menonton film itu di studio 6 XXI Gading, dengan jumlah penonton yang sangat sedikit. Kalau tidak salah, selain kami berdua hanya ada 6 atau 8 orang lainnya dan masing2 berdua-dua.
Singkat cerita, film Marley & Me membuatku kembali teringat akan anjingku dulu yang mati karena kesalahanku. Hiks. Sampai sekarang aku masih menyalahkan diriku atas kematiannya :(
Apa hubungannya sama Marley & Me?
Di akhir film, Marley akhirnya juga mati karena sudah tua.
Tapi karena kenangan atas anjingku dulu, aku pun menangis. Temanku juga menangis. Kami berdua menangis bersama dengan ditemani sebungkus tisu XD
Di akhir film, saat lampu studio sudah dinyalakan dan petugas sudah bersiap membersihkan studio, dan penonton-penonton lain sudah mulai keluar, kami berdua masih sibuk mengeringkan air mata. Hahaha.
Pengalaman yang lucu sekaligus menyedihkan. Dan belakangan akhirnya aku tahu kalau anjingnya di Palembang baru saja mati tepat sebelum film itu ditayangkan :(
Beralih dari topik Marley & Me, aku akan menceritakan topik Music & Me.
Music & Me. Musik dan aku. Sejak kecil aku sudah menyukai musik. Ketika SD, aku sering membeli kaset *karena pada waktu itu belum ada CD*. Awalnya aku menyukai penyanyi Barat seperti Westlife dan Backstreet Boys. Album-album mereka pun hampir lengkap kumiliki. Hehe. Bertahun-tahun setelahnya, sampai kira-kira jaman SMP, aku mengenal dunia internet dan sejak itu aku tidak lagi membeli kaset. Lagu-lagu yang kuinginkan tinggal di-download saja. Hehe.
Kemana kaset-kaset yang sudah kupunyai itu? Ada. Semuanya kubawa ke Jakarta, sekotak penuh. Kan sayang kalau dibuang :D
Koleksi itu ada sekitar 50 buah, terdiri dari penyanyi Barat dan Mandarin. Westlife, Backstreet Boys, Max-compilation, Ost-ost drama mandarin *dari putri Huan Zhu sampai Westside Story*, dll.
Nah, setelah mengenal dunia internet, interest-ku akan musik perlahan berubah. Aku yang saat itu tergila-gila dengan anime pun mulai menyukai lagi Jepang. Awalnya cuma suka dengan Ost anime, tapi lama-lama juga suka dengan penyanyi Jepang seperti Yui, ARASHI, KATTUN, dll.
SMA kelas 2, aku mengenal penyanyi Korea yang berkarir di Jepang, Rain alias Bi. Pemain drama Full House itu lho. Hehe.
Pada awalnya aku hanya menyukai lagu-lagu Jepangnya saja, tapi lama-kelamaan aku juga suka lagu Koreanya.
SMA kelas 3, Korean Wave mulai berkembang di Indonesia. Ada drama 19 vs 29 ditayangkan di salah satu stasiun TV swasta, dan aku menyukainya.
Salah satu pemeran di drama itu adalah Choi Shi Won.
Saat itulah, salah satu temanku mengenalkanku pada grup dimana ShiWon bergabung, yaitu Super Junior.
Sejak itulah, aku mengenal dunia entertainment korea lebih jauh dan aku mulai menyukai DBSK, penyanyi korea yang lebih senior dari SuJu.
Sampai sekarang aku masih tetap menyukai lagu-lagu Korea. Masih tetap sebagai Cassiopeia, fans DBSK a.k.a Dong Bang Shin Ki.
Apalagi alasan yang membuatku mengatakan bahwa musik benar-benar penting dalam kehidupanku?
I love music. That's it. Without music, I'm nothing.
Alasan lain: Sekali mendengar suatu melodi dari musik/lagu, aku pasti akan selalu mengingatnya. Tidak akan pernah terlupakan. Apalagi kalau aku tahu siapa penyanyi atau judulnya apa. Atau lagu itu sering diputar dimana-mana. Meskipun aku tidak suka dengan lagunya.
Salah satu contohnya adalah masalah dengan lagu Indonesia. Seperti yang kuceritakan di atas, aku tidak pernah suka dengan lagu Indonesia. Tapi *sialnya* dimana ada lagu yang diputar di tempat umum PASTI -atau SERINGKALI- yang diputar adalah lagu-lagu Indonesia. Di angkutan umum, misalnya, pengamen HAMPIR SELURUHNYA menyanyikan lagu Indonesia. Efeknya? Aku tidak tahu judul lagunya apa tapi aku kenal dengan lagunya. Hahaha. Bahkan saat pergi karaoke dengan teman-teman Mentoring kemarin, ketika mereka memilih lagu Indonesia aku malah ikut menyanyi juga tanpa sadar karena liriknya sudah melekat di otak =____="
Ngomong-ngomong soal aku yang tidak begitu suka dengan lagu Indonesia, bukannya aku tidak menghargai karya negara sendiri, tapi yaa kan selera tiap orang beda-beda.
Mungkin alasan tepatnya sih karena aku tidak suka hal yang terlalu 'umum' alias hal-hal yang sudah pasti diketahui orang banyak. Aku lebih tertarik dengan hal-hal yang 'eksklusif' atau hal-hal yang hanya diketahui oleh kaum terbatas. Hehehe.
Sama seperti lagu yang kusebutkan di awal posting. Lagu yang ketika pertama kudengar, aku hanya berkomentar "liriknya bagus", dan kuanggap sepintas lalu. Tapi lagu itu malah dijadikan Ost sinetron yang selalu ditonton penghuni rumah tiap sore jadi aku malah semakin ingat bahkan hafal seluruh liriknya =="
Dan kini tiap kali mendengar lagu itu, hatiku sakit.
Tuesday, April 13, 2010
Tifus
Posted by Saharu_Rei at 4/13/2010 10:45:00 PMJust posting..
=================
Demam typhoid atau dalam bahasa kesehariannya dikenal dengan nama penyakit tifus/tifes adalah suatu penyakit demam akut yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Selain oleh Salmonella typhi, demam typhoid juga bisa disebabkan oleh Salmonella paratyphi namun gejalanya jauh lebih ringan. Kuman ini umumnya terdapat dalam air atau makanan yang ditularkan oleh orang yang terinfeksi kuman tersebut sebelumnya.
Demam typhoid saat ini masih sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari hari. Lebih dari 13 juta orang terinfeksi kuman ini di seluruh dunia dan 500.000 diantaranya meninggal dunia.
Bagaimana sih seseorang bisa mengalami demam typhoid?
Kuman typhoid masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau air yang kita konsumsi. Seorang penderita typhoid dapat mencemari air di sekitarnya melalui kotoran yang penuh dengan kuman typhoid. Air yang tercemar ini bila digunakan untuk mengolah makanan maka makanan pun akan ikut tercemar terutama makanan yang tidak dimasak dengan baik.
Tidak semua penderita typhoid mengalami gejala yang kasat mata, banyak diantaranya yang walaupun terinfeksi tetapi tidak merasakan apa apa. Nah, mereka inilah yang berbahaya sebab mereka dapat menulari orang lain sementara karena tidak merasakan sakit, mereka enggan untuk ke dokter berobat. Orang orang seperti ini dikenal dengan nama carier.
Kuman typhoid berkembang biak dan bertambah banyak di dalam kandung empedu dan hati yang selanjutnya masuk ke dalam usus. Hebatnya, kuman ini mampu bertahan berminggu minggu di dalam air atau kubangan yang telah kering.
Bagaimana kuman typhoid dapat menyebabkan penyakit?
Setelah memakan makanan yang terkontaminasi, kuman typhoid selanjutnya masuk ke dalam usus halus lalu ke pembuluh darah. Di dalam pembuluh darah, kuman typhoid dibawa oleh sel darah putih menuju hati, limpa dan sumsum tulang. Kuman selanjutnya bertambah banyak pada organ organ ini lalu kembali ke pembuluh darah. Saat inilah penderita typhoid akan merasakan gejala demam. Berikutnya kuman akan memasuki kandung empedu lalu jaringan getah bening usus. Disini kuman akan berkembang biak semakin banyak. Lalu kuman juga akan menembus dinding usus dan bercampur dengan kotoran. Nah, selain dari pemeriksaan darah, demam typhoid juga dapat dipastikan dengan pemeriksaan kotoran.
Apa saja gejala demam typhoid?
Masa inkubasi penyakit ini antara satu sampai dua minggu dan lamanya penyakit dapat mencapai enam minggu. Beberapa gejala yang dialami pasien antara lain :
*
Sakit kepala yang luar biasa.
*
Penurunan nafsu makan.
*
Nyeri nyeri pada seluruh tubuh.
*
Demam.
*
Lemah.
*
Diare.
Penderita demam typhoid dapat mengalami demam sampai dengan 40 derajat Celsius.
Beberapa pasien dapat mengalami sesak nafas, nyeri pada perut dan ketidaknyamanan lainnya. Jika tidak ada komplikasi maka penyembuhan akan terjadi pada minggu ke 3 dan 4. Sekitar 10% pasien yang sudah dinyatakan sembuh akan mengalami kekambuhan setelah dua sampai tiga minggu kemudian. Penyebab dari kekambuhan ini belum dapat dipastikan namun hal ini terjadi umumnya pada pasien yang mendapat pengobatan antibiotika.
Jelasnya, berikut tanda-tanda penyakit tifus per-minggu:
Minggu pertama
1. Awalnya mirip dengan demam atau influenza.
2. Sakit kepala dan leher
3. Panas naik sedikit demi sedikit setiapp hari sampai 40 derajat atau lebih.
4. Sering kali nadinya relatif lambat dibandingkan tingginya panas.
5. Kadang-kadang terdapat muntah, menceret atau sembelit.
Minggu kedua
1. Panas tinggi, nadi relatif lambat
2. Mungkin terlihat bercak merah muda pada badan
3. Badan menggigil/gemetar
4. Mengigau atau delirium (penderita tidak dapat berpikir dengan jelas)
5. Lemah, berat badan menurun, tubuh kekurangan cairan.
Minggu ketiga
Jika tidak terjadi komplikasi, panas dan tanda-tanda lainnya akan hilang perlahan-lahan.
Bagaimana mengobati demam typhoid?
Demam typhoid diobati dengan antibiotika yang dapat membunuh kuman Salmonella. Sebelum penggunaan antibiotika secara luas, angka kematian dari penyakit ini mencapai 20%. Kematian umumnya disebabkan oleh komplikasi typhoid antara lain radang paru paru, perdarahan usus, dan kebocoran usus. Dengan antibiotika yang tepat, angka kematian dapat ditekan menjadi sekitar 1 sampai 2%. Dengan pengobatan yang pas, lamanya penyakit pun dapat ditekan menjadi sekitar seminggu.
Dari sumber lain:
1. Dapatkan segera pertolongan dokter atau petugas kesehatan terdekat
2. Berikan chloramphenicol untuk orang dewasa: dua kapsul @ 250 mg 4 kali sehari. Jika tidak ada chloramphenicol, gunakan ampicilin atau tetracycline.
3. Turunkan panasnya dengan dengan kain basah yang dingin
4. Berikan cairan yang banyak; sup, sari buah, dan minuman untuk mengembalikan cairan dalam tubuh.
5. Berikan makanan yang bergizi, kalau perlu dalam bentuk cairan.
6. Penderita harus tinggal di tempat tidur sampai panasnya hilang sama sekali
7. Jika penderita batuk darah atau timbul tanda-tanda peradangan pada selaput perut, ia harus segera dibawa ke rumah sakit.
Source:
http://www.blogdokter.net *again*
http://www.anneahira.com
Kalo berdasarkan pengalamanku waktu kena tifus+cacar saat SD dulu, selain gejala di atas ada juga gejala lidah terasa pahit ketika makan sehingga nafsu makan hilang.
Soal obat, sepertinya aku pernah diberi chloramphenicol..
Semoga info ini bermanfaat. Bagi yang merasa sakit dan mengalami gejala seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan darah :)



